Home > Artikel Guru > Kodok Atau Katak?

Kodok Atau Katak?

Oleh: Thomas Utomo, S.Pd.
Guru Kelas Umar bin Khaththab SD UMP

 

Pernahkah kalian melihat hewan berkaki empat yang melompat-lompat keluar dari selokan atau pojok-pojok kebun? Hewan apakah itu? Kodok atau katak?

Eh, bukannya kodok dan katak itu sama? Atau berbeda? Mmm …

Sebetulnya, kodok dan katak adalah dua hewan yang berbeda, tapi sering dianggap sama. Lalu, di mana bedanya? Yuk, kita perhatikan lebih teliti.

Kodok memiliki kulit yang kasar, berbintil-bintil, dan kering. Warna kulitnya gelap, seperti cokelat tua atau kehitaman. Sementara katak, dilapisi kulit yang halus dan cenderung lembap. Warna kulitnya bervariasi. Ada yang hijau, kuning, atau abu-abu.

Mata kodok terletak di posisi rendah dan bentuknya tidak menonjol. Berbeda dengan katak. Matanya berada di posisi tinggi dengan bentuk menonjol.

Tubuh kodok gempal dan pendek. Sedangkan tubuh katak ramping.

Kalau kodok membuka mulut, terlihat lidahnya yang pendek. Sedangkan katak lidahnya panjang dan lengket. Kodok memangsa makanannya dengan cara menghampiri kemudian menjejalkannya ke dalam mulut. Katak memangsa makanannya bisa dengan cara menjulurkan lidah untuk menangkapnya lebih dulu.

Kodok mempunyai kaki belakang yang pendek. Kalau katak tidak. Kaki belakangnya panjang. Sebab itulah, lompatan katak lebih panjang dan jauh daripada kodok.

Pernah lihat telur kodok dan katak? Bentuknya seperti isi buah markisa, ya? Hehe.

Kalau dicermati, bentuk telur kodok memanjang seperti rantai. Sebaliknya, telur katak menggerombol atau bahasa Jawanya dhompolan.

Itulah di antara perbedaan kodok dan katak yang perlu kita ketahui bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *